top
logo
IndonesianDeutsch



Powered by Core Design

Hari Ini

Kalender Kegiatan


Pertemuan dengan Ketua MPR, Dr. Hidayat Nur Wahid Drucken E-Mail
Geschrieben von: Webmaster ,   Donnerstag, den 13. November 2008 um 16:58 Uhr
Addthis

Sarapan Pagi Bersama Ketua MPR RI Hidayat Nur WahidRabu, 12 November 2008, beberapa pengurus Masjid Al Falah, IWKZ e.V. memenuhi undangan KBRI Berlin untuk menghadiri acara Pertemuan dan Diskusi dengan Ketua MPR RI 2004-2009, Dr. Hidayat Nur Wahid. Pertemuan ini juga dihadiri oleh para wakil dari beberapa organisasi islam di Berlin seperti Turkische Gemeinde Deutschland, Islamic Federation, Insann, Initiative Berliner Muslime, dan IZDB. Sambil menikmati suguhan sarapan pagi ala Jerman, perbincangan pun bergulir dari pentingnya menjalin silaturahim dan ukhuwah islamiyah (persaudaraan islam) hingga permasalahan dan perkembangan mutakhir kaum muslimin di Indonesia dan Jerman.

Dalam pemaparan yang disampaikan dengan bahasa inggris, Dr. Hidayat Nur Wahid mengungkapkan secara singkat sejarah masuk dan berkembangnya islam di Indonesia yang secara umum berlangsung dengan cara damai meskipun sebelumnya orang indonesia telah memiliki kebudayaan lain. Sementara itu, dari para undangan tersampaikan beberapa permasalahan muslim di Jerman seperti integrasi, perwakilan di parlemen, pengajaran agama islam di sekolah, dan perijinan pembangunan masjid. Di antara para undangan bahkan ada yang menanyakan kemungkinan pemerintah indonesia, sebagai penguasa negeri terbesar kaum muslimin, membantu terwujudnya pembangunan masjid 'yang sesungguhnya' di Berlin - bukan bangunan rumah, gedung atau garasi yang tersembunyi di halaman belakang seperti kebanyakan masjid yang ada sekarang.

Pada akhir pertemuan, menanggapi permintaan dari seorang tamu, Ketua MPR memberikan beberapa kiat berinteraksi dengan masyarakat Jerman. Kaum muslimin, yang sampai sekarang masih menjadi minoritas di negeri ini, tidak perlu berkecil hati dengan jumlah mereka. Ada cara yang dapat menjadikan kaum muslimin tidak dipandang sebelah mata oleh mayoritas penduduk Jerman. Kunci utamanya adalah kualitas. Jika kaum muslimin mampu menunjukkan kualitas yang tinggi, kinerja yang terbaik dalam setiap hal yang digelutinya, maka orang lain akan memperhitungkannya atau bahkan menjadikannya teladan atau rujukan. Maka, jika mayoritas belum bisa dicapai dengan kuantitas, ia tetap bisa diraih dengan kualitas.

"Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar." Dengan menyitir ayat Al Qur'an tersebut, Bapak Hidayat Nur Wahid mengakhiri diskusi di pagi yang cerah itu.

 


 

Pertemuan Ketua MPR Dr. Hidayat Nur Wahid dengan Perwakilan Organisasi Islam di Berlin Pertemuan Ketua MPR Dr. Hidayat Nur Wahid dengan Perwakilan Organisasi Islam di Berlin Pertemuan Ketua MPR Dr. Hidayat Nur Wahid dengan Perwakilan Organisasi Islam di Berlin Pertemuan Ketua MPR Dr. Hidayat Nur Wahid dengan Perwakilan Organisasi Islam di Berlin Pertemuan Ketua MPR Dr. Hidayat Nur Wahid dengan Perwakilan Organisasi Islam di Berlin Pertemuan Ketua MPR Dr. Hidayat Nur Wahid dengan Perwakilan Organisasi Islam di Berlin Pertemuan Ketua MPR Dr. Hidayat Nur Wahid dengan Perwakilan Organisasi Islam di Berlin Pertemuan Ketua MPR Dr. Hidayat Nur Wahid dengan Perwakilan Organisasi Islam di Berlin Pertemuan Ketua MPR Dr. Hidayat Nur Wahid dengan Perwakilan Organisasi Islam di Berlin Pertemuan Ketua MPR Dr. Hidayat Nur Wahid dengan Perwakilan Organisasi Islam di Berlin

 

 

 

 


Pencarian



bottom
top

Tentang Kami

Masjid Al Falah Berlin - IWKZ e.V.
Indonesisches Weisheits- & Kulturzentrum

Feldzeugmeisterstr. 1
10557 Berlin
Ph.: +49 30 6792 7147
Fax.: +49 30 6792 7149

Konto Nr.: 346669106
BLZ: 10010010, Post Bank Berlin

E-mail: info at iwkz.de

Islamische Zeitung

Situs Terkait

Situs Islam Indonesia di Jerman


Situs Rujukan dan Pengetahuan Keislaman


Komunitas Muslimin / Masjid di Jerman


Komunitas Indonesia di Jerman


bottom